fbpx

Saham Turun Karena Wabah, Stabilkan dengan Reksadana Pasar Uang

Saham Turun Karena Wabah, Stabilkan dengan Reksadana Pasar Uang

Saham Turun Karena Wabah, Stabilkan dengan Reksadana Pasar Uang

Kinerja baik yang ditunjukkan oleh reksadana pasar uang selama kuartal I-2020 (Januari – Maret) menjadikan investasi pasar uang sebagai alternatif terbaik investor saham. Sebab, memang selama Januari hingga Maret 2020, saham turun karena wabah corona. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan sempat sangat anjlok di bawah 5% hingga Bursa Efek Indonesia harus melakukan trading halt, atau pembekuan perdagangan sementara hingga lima kali, selama bulan Maret 2020.

Trading halt sebanyak lima kali di bulan Maret 2020

Trading halt adalah pembekuan perdagangan sementara yang akan berlaku ketika IHSG turun 5%. Selama bulan Maret 2020, trading halt yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai lima kali, yaitu pada tanggal 12 Maret, 13 Maret, 17 Maret, 19 Maret, dan 23 Maret. Trading halt dilakukan selama tiga puluh menit sesuai dengan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jika IHSG anjlok 5% atau lebih. Langkah ini dilakukan sebagai tindakan antisipasi dalam mengurangi fluktuasi tajam di pasar modal.

Penurunan IHSG ini merupakan dampak dari banyaknya investor yang jual bersih atau mencairkan investasinya secara bersamaan, tapi di sisi lain, permintaan atau penjualan hanya sedikit. Bila perdagangan di BEI terus dilakukan, maka akan semakin banyak investor yang menjual investasinya, sehingga IHSG bisa turun lebih tajam. Bila terjadi, maka risikonya adalah meningkatnya resesi global.

Diversifikasi ke instrumen reksadana pasar uang

Diversifikasi ke instrumen reksadana pasar uang

Untuk menghindari risiko besar pada investasi reksadana saham, maka yang bisa kamu lakukan adalah diversifikasi atau memecah dan membagi modal investasi ke reksadana pasar uang. Mengapa reksadana pasar uang? Sebab, reksadana ini berinvestasi pada instrumen jangka pendek, seperti obligasi jatuh tempo kurang dari setahun dan deposito. Instrumen jangka pendek lebih minim risiko fluktuas, sehingga bisa menyeimbangkan investasi kamu akibat saham turun karena wabah. Instrumen jangka pendek juga lebih likuid, jadi bisa dicairkan kapan saja.

Fokuskan untuk menekan risiko, bukan mencari untung 

Risiko saham turun karena wabah memang akan mengurangi nilai imbal hasil atau return investasi. Oleh sebab itu, untuk menekan risiko yang lebih besar, selama IHSG belum menunjukkan kondisi peningkatan yang stabil, kamu bisa seimbangkan investasi dengan diversifikasi ke reksadana pasar uang. Meski seperti yang kamu tahu, imbal hasil reksadana pasar uang tidak sebesar saham, namun investasi pasar uang bisa membantu menekan risiko kerugian besar di saham. Misalnya, jika ada kemungkinan risiko sebesar 10%, maka kamu bisa menekannya menjadi 8-9%.

Siasat aman investasi di tengah wabah corona

Siasat aman investasi di tengah wabah corona

Tidak bisa dipungkiri kalau corona memengaruhi kondisi ekonomi global, yang juga membuat saham turun karena wabah. Seperti yang kamu tahu, karena risiko investasi saham dan fluktuasi yang terjadi sangat cepat, maka sebaiknya hindari dulu investasi di saham. Kamu bisa diversifikasi investasi kamu ke reksadana pasar uang yang cenderung stabil karena dana ditempatkan di instrumen jangka pendek. Imbal hasilnya memang lebih kecil dari saham, namun di situasi seperti ini, reksadana pasar uang relatif lebih menguntungkan.

Selain itu, kamu juga harus mengatur ulang portofolio investasi, menyesuaikan dengan risiko yang dimiliki oleh tiap instrumen. Kurangi investasi ke instrumen yang sangat fluktuatif di tengah wabah corona, dan alihkan ke instrumen yang defensif terhadap fluktuasi pasar. Pantau terus portofolio reksadana, setidaknya tiga bulan sekali hingga akhir 2020 nanti.

 

Jangan buru-buru khawatir dan panik saat saham turun karena wabah. Sebab, selalu ada jalan keluar yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko dan tetap cuan dalam berinvestasi. Kalau mau diversifikasi aset ke instrumen reksadana pasar uang, kamu bisa pakai aplikasi Xsaver yang sudah terjamin legalitasnya!