fbpx

Reksadana atau Emas, Pilihan Investasi Ramah Investor Pemula

Reksadana atau Emas, Pilihan Investasi Ramah Investor Pemula

Reksadana atau Emas, Pilihan Investasi Ramah Investor Pemula

Masyarakat memang sejak dulu lebih mengenal investasi emas daripada reksadana. Ini karena usia reksadana yang jauh lebih muda daripada emas sebagai instrumen investasi. Emas sudah lebih dulu dikenal dan dipilih ketika reksadana muncul sebagai instrumen investasi. Terlepas dari siapa yang lebih dulu ada, reksadana menawarkan keuntungan yang tidak kalah dengan emas. Bahkan untuk investor pemula, reksadana jauh lebih disarankan. Jadi, mau pilih reksadana atau emas?

Return reksadana lebih besar dari emas

Tujuan investasi tentu mencetak keuntungan atau imbal hasil. Untuk apa investasi jika keuntungan yang diraih tidak bisa mewujudkan tujuan investasi? Melansir dari situs Bloomberg, diketahui bahwa return reksadana jauh lebih meningkat dibanding dengan emas selama periode lima tahun (2012-2016). Contoh yang diambil di sini adalah reksadana obligasi atau pasar uang yang risikonya sama dengan emas. Kalau ada yang lebih menguntungkan dengan risiko yang sama, kenapa harus memilih yang lain?

Reksadana dikelola manajer investasi

Reksadana dikelola manajer investasi

Investor pemula mungkin masih sangat awam dengan yang namanya investasi, cara kerja, dan bagaimana mengelolanya. Salah strategi, kamu mungkin bakal merugi. Nah, supaya hal ini tidak terjadi, kamu harus pilih investasi yang sudah memiliki pengelola atau manajer investasi. Apakah investasi itu reksadana atau emas?

Jawabannya adalah investasi reksadana. Instrumen investasi ini sudah memiliki pengelola dana investasi yang bernama manajer investasi. Ia adalah seseorang yang bertanggung jawab mengelola portofolio dan dana dari para investor. Tugasmu adalah membeli reksadana dan biarkan manajer investasi melakukan pengelolaan danamu.

Bisa diversifikasi investasi di reksadana

Kalau kamu investasi pada satu instrumen dan menyerahkan semua uangmu di instrumen tersebut, apa yang bakal terjadi kalau nilai instrumen tersebut sedang anjlok? Pilihannya hanya dua; bertahan dengan risiko kerugian atau menjual dengan harga yang sedang turun tersebut. Inilah gambaran yang akan terjadi kalau kamu investasi emas. Instrumen ini tidak memungkinkan adanya diversifikasi.

Berbeda ketika kamu investasi reksadana, manajer investasi akan menempatkan dana investor ke beberapa jenis instrumen. Sehingga, ketika ada salah satu instrumen yang menunjukkan performa menurun, kamu masih tetap bisa cuan dari instrumen yang menunjukkan performa naik. Dengan begini, risiko kerugian bisa ditekan. Kamu pun tidak kehilangan banyak modal.

Emas butuh biaya penyimpanan

Emas butuh biaya penyimpanan

Di mana tempat paling aman menyimpan emas dalam bentuk fisik? Sudah pasti tidak bisa sembarangan, kan? Kamu perlu yang namanya safe deposit box (SDB). Ini adalah lemari besi tempat emas disimpan yang biasanya terletak di dalam bank. Setiap investor yang memiliki emas di SDB akan diberikan akses sendiri untuk ke tempat tersebut.

Lalu, jangan kira ini gratis. Ada biaya yang dibebankan ke investor emas atas penggunaan SDB tiap tahunnya. Nilainya tergantung pada bank pemilik SDB tersebut. Untuk investor pemula dengan modal yang minim, tambahan biaya SDB per tahun pasti memberatkan. Oleh karena itu, pilih reksadana saja, deh, yang tidak butuh biaya simpan benda fisik.

Modal investasi emas mahal 

Kalau kamu memilih investasi emas, maka harus siap dengan modal awal yang besar. Kenapa? Karena harga emas per gram bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Mana bisa beli emas satu gram dengan Rp50 ribu? Tentu tidak mungkin. Namun, uang Rp50 ribu bisa jadi modal awal yang sangat cukup untuk investasi reksadana. Dengan aplikasi investasi reksadana Xsaver, Rp50 ribu bisa jadi start investasimu. Jadi, tidak perlu menunda sampai punya banyak uang!

 

Pertanyaan pilih reksadana atau emas cuma kamu yang bisa jawab. Mana yang kiranya sesuai dengan kondisi finansial dan tujuan keuangan ke depan.  Kalau modal yang kamu miliki besar dan siap dengan tambahan biaya yang dibutuhkan untuk investasi emas, silakan pilih investasi tersebut.

Tapi kalau kamu cari investasi yang modalnya murah, sudah dikelola oleh manajer investasi, tanpa biaya tambahan, dan return yang menguntungkan, bisa pilih reksadana. Download aplikasi Xsaver sekarang juga dan mulai reksadanamu dengan Rp50 ribu saja.