fbpx

Perbedaan KSEI dan Bank Kustodian, Kamu Sudah Tahu?

Perbedaan KSEI dan Bank Kustodian, Kamu Sudah Tahu?

Ada banyak istilah yang mungkin baru atau sudah kamu tahu namun belum begitu memahaminya dalam dunia investasi reksadana. Beberapa yang sering kita dengar di antaranya adalah KSEI dan Bank Kustodian. Sebenarnya, kedua istilah tersebut berbeda namun banyak orang menganggapnya sebagai hal yang sama. Apa saja perebdaan KSEI dan Bank Kustodian tersebut? Ada baiknya kamu simak ulasannya di bawah ini ya!

Pengertian Bank Kustodian

Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 24/POJK.04/2017 tentang Laporan Bank Umum Sebagai Kustodian, disebutkan bahwa pengertian bank kustodian sebagai bank umum yang telah memiliki persetujuan dari OJK dalam kegiatan kustodian. Atau dengn kata lain, bank kustodian menjadi jasa penitipan efek maupun harta dalam memegang rekening investasi par nasabahnya.

  • Tugas Bank Kustodian

Tugas bank kustodian dalam sebuah investasi reksadana bisa dibilang sangat penting. Salah satu tugas utamanya adalah menghitung berapa nilai aktiva bersih (NAB) dari sebuah reksadana yang ada. Kemudian, dalam halnya perbedaan KSEI dan Bank Kustodian juga berada pada pengaturan manajer investasi. Di sini bank kustodian juga dapat memilih manajer investasi maupun investor dan  juga mengawasinya. Di samping itu, bank kustodian juga melakukan kegiatan administrasi para investor, seperti kegiatan transaksi hingga pembuatan laporan dalam periode tertentu.

 

Pengertian KSEI

Selanjutnya dalam mengetahui perbedaan KSEI dan Bank Kustodian, kamu perlu juga untuk mengetahui pengertian KSEI terlebih dahulu di Indonesia. Dalam dunia pasar modal Indonesia, keberadaan KSEI lebih merupakan sebuah organisasi regulator yang bersifat mandiri. Keberadaan mengenai KSEI ini sudah diatur dalam sebuah peraturan yakni UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.

Awal mula kegiatan operasional KSEI dilakukan tanggal 9 Januari 1998. KSEI sendiri dalam praktiknya berdiri sebagai sebuah PT yang bergerak di bursa saham. Lalu, apa saja layanan yang diberikan oleh  KSEI ini? Berikut adalah ulasannya yang perlu kamu ketahui.

  • Layanan yang Diberikan KSEI

Jika dilihat lebih jauh, KSEI ini lebih menjalankan kegiatan yang berfokus pada layanan penyediaan jasa kustodian sentral. Selain itu, juga memiliki kewenangan dalam melakukan kegiatan penyelesaian transaksi efek. Begitu juga dengan jasa-jasa lainnya yang berkaitan dengan saham yang ada di bursa. Misalnya saja mengenai pembuatan laporan dan melakukan post trade processing (PTP).

Saat ini, hampir seluruh aktivitas di KSEI menggunakn teknologi digital yang sudah canggih. Terutama dalam hal pemindahbukuan bursa. Teknologi yang digunakan tersebut adalah The Central Depository and Book Entry Settlement System (C-BEST). Dengan begitu, semua proses transaksi akan berjalan dengan mudah, cepat, dan aman.

  • Siapa yang Menggunkan KSEI?

Bagaimana dengan pengguna KSEI? Pengguna KSEI biasanya terdiri dari berbagai macam perusahaan yang bergerak di bidang bursa efek. Kemudian, pengguna layanan KSEI adalah bank kustodian. Para pemegang rekening yang mendaftarkan datanya akan menjadi nasabah dan menjadi pemegang rekening yang ada di KSEI.

Tidak hanya itu saja, layanan yang diberikan oleh KSEI ini juga bisa diberikan kepada emiten. Emiten ini terlebih dahulu mendaftarkan efeknya lalu disimpan pada KSEI maupun Biro Administrasi Efek. Dengan demikian, nantinya emiten tersebut juga bisa memantau kepemilikannya dalam efek yang telah disimpan di KSEI.

 

Nah, setidaknya itulah beberapa pengertian hingga perbedaan KSEI dan Bank Kustodian yang perlu kamu tahu dalam berinvestasi reksadana di Xdana. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat, ya!