fbpx

Pengeluaran Sehari-hari Ini Bisa Bikin Keuangan Tekor!

Wanita muda berambut panjang, wanita muda meminum kopi sebagai pengeluaran sehari-hari, wanita muda memegang gelas kopi

Pengeluaran Sehari-hari Ini Bisa Bikin Keuangan Tekor!

“Perasaan nggak beli apa-apa untuk pengeluaran sehari-hari, tapi kenapa duit rasanya cepat habis, ya?”

Bagi yang sering bertanya-tanya seperti itu, kamu tidak sendiri! Coba cek lagi pengeluaran sehari-hari kamu, kemungkinan ada hal-hal yang tidak kamu sadari sudah banyak dibeli. Nah, hal-hal yang kelihatan sepele inilah yang justru membuat keuangan kamu tekor. Masih belum sadar pengeluaran sehari-hari apa saja yang membuatmu cepat kehabisan uang? Cek daftarnya di bawah ini!

Jajan di supermarket

Kerja delapan jam dari pagi sampai malam tentu cukup menguras energi. Belum lagi kalau di tengah-tengah kerja, kamu merasa suntuk setengah mati. Saat ada teman sekantor yang menawarkan diri buat melipir sebentar ke supermarket, kamu pun langsung menitip camilan untuk dimakan sambil lanjut kerja nanti. Pengeluaran sehari-hari ini memang terlihat sepele, kan?

Namun, kalau dilakukan setiap hari, wajar lama-lama keuangan kamu jadi tekor. Anggap saja harga satu bungkus camilan adalah Rp5.000, lalu kalikan dua puluh hari kerja. Kalau ditotal, dalam sebulan kamu sudah menghabiskan uang Rp100.000 untuk jajan di supermarket!

Es kopi kekinian

Kasusnya mirip dengan jajan di supermarket. Sama seperti jajan yang kamu beli di supermarket, es kopi juga bisa menjadi teman kerja yang asyik. Apalagi kalau cuaca di luar sedang panas, minum es kopi pasti bakal terasa lebih segar. Semakin sulit rasanya untuk menolak ajakan teman sekantor buat beli es kopi.

Belum lagi kalau saat weekend kamu diajak nongkrong, lagi-lagi kedai es kopi kekinian jadi destinasi. Katakanlah harga es kopi Rp20.000 per gelas dan kamu membelinya tiga kali seminggu. Dalam sebulan, pengeluaran sehari-hari untuk es kopi saja sudah mencapai Rp240.000! 

Promo online food delivery

Kehadiran online food delivery memang sangat memudahkan hidup. Tidak perlu lagi repot-repot keluar rumah saat lapar, kamu cukup membuka smartphone, order makanan yang kamu mau, dan driver bakal langsung mengantarkannya sampai pintu rumah. Namun, kalau tidak disikapi dengan bijak, hal ini juga bisa menjadi pengeluaran sehari-hari yang bisa bikin keuangan kamu tekor!

Apalagi sekarang ada banyak promo diskon online food delivery, yang membuat kamu semakin tergiur untuk order makanan. Mungkin memang hal ini terkesan membantu mengurangi pengeluaran, tetapi kalau dilakukan terus-terusan, uang kamu bisa cepat habis. Boleh-boleh saja kok memanfaatkan online food delivery, tapi sebaiknya berikan bujet khusus agar pos pengeluaran lain tidak terganggu.

Transportasi online

Untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari, transportasi apa yang biasanya kamu kendarai? Transportasi online seperti ojek atau mobil memang sangat praktis, tapi hal ini bisa cukup “melukai” pengeluaran kamu, lho. Untuk ojek online saja, umumnya harga minimal dipatok sebesar Rp7.000 sampai Rp10.000. Harga akan terus bertambah per kilometer, tergantung dari destinasi. Taksi online tentu lebih mahal mengingat kendaraan yang dipakai adalah mobil.

Kalau memang ingin mengurangi pengeluaran, berpindah ke transportasi umum sangat disarankan. Misalnya, tarif busway TransJakarta hanya sebesar Rp2.000 sampai Rp3.500. Tidak jauh berbeda dengan KRL di Jakarta yang tarifnya pun tidak sampai Rp10.000. Lebih terjangkau, kan?

Air mineral botolan

Air memang menjadi salah satu kebutuhan utama manusia. Namun, kamu tidak harus membeli air mineral botolan setiap hari, kok. Pengeluaran sehari-hari ini memang terkesan sepele, mengingat satu botol air mineral biasanya hanya seharga Rp2.500 sampai Rp5.000. Padahal hal ini lama-lama bisa membuat kamu tekor, lho. Tidak percaya?

Katakanlah dalam sehari, kamu membeli 2-3 botol air mineral. Dalam sebulan saja, kamu sudah menghabiskan Rp100.000 sampai Rp300.000. Bakal jauh lebih hemat kalau kamu membawa bekal air minum dari rumah, lalu me-refill-nya di kantor.

 

Ternyata cukup banyak juga, kan, pengeluaran sehari-hari yang tanpa sadar bisa bikin keuangan kamu tekor? Daripada terus-terusan menghabiskan uang Rp100.000 sampai Rp300.000 per bulan untuk hal tersebut, kamu bisa menggunakannya untuk modal investasi reksadana melalui aplikasi Xdana. Bahkan cuma dengan modal Rp50.000, kamu sudah bisa melakukan investasi reksadana dengan bunga yang relatif lebih tinggi daripada tabungan biasa dan deposito. Kamu jadi bisa dapat pemasukan tambahan!

 

 

Photo Credit: Pexels