fbpx

Mengintip Bisnis yang Tetap Cuan Saat Corona

Mengintip Bisnis yang Tetap Cuan Saat Corona

Mengintip Bisnis yang Tetap Cuan Saat Corona

Sejumlah sektor bisnis di Indonesia terkena pukulan paling keras dari dampak pandemi corona. Sebut saja sektor pariwisata, otomotif, manufaktur, dan transportasi. Walaupun begitu, imbauan untuk stay at home justru membuat beberapa sektor bisnis tertentu jadi mendapatkan keuntungan. Berbagai adaptasi dilakukan agar orang-orang bisa tetap produktif dan bahagia meskipun menghabiskan waktu di rumah. Berbagai jenis bisnis mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut, menjadikannya bisnis yang tetap cuan saat pandemi corona.

Bisnis logistik

Stay at home artinya kamu dianjurkan untuk tidak keluar rumah kecuali jika benar-benar darurat. Alhasil, aktivitas belanja di luar rumah pun jadi ditekan, termasuk belanja untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Orang-orang mulai mengandalkan aktivitas belanja online. Penyedia layanan buah-buahan, sayur-sayuran, bahkan hingga lauk pauk yang fresh pun bermunculan.

Tidak mau kalah, e-Commerce juga bekerja sama dengan berbagai brand untuk menawarkan produk grocery atau kebutuhan sehari-hari. Nah, pengiriman barang-barang ini tentunya membutuhkan jasa logistik agar bisa sampai ke rumah masing-masing pelanggan. Jadi, wajar banget kalau logistik jadi salah satu sektor bisnis yang tetap cuan saat corona.

Jasa pesan antar makanan

Jasa pesan antar makanan

Agar tidak bosan dengan masakan rumah, biasanya orang-orang akan membeli makanan dari restoran atau kafe. Jasa pesan antar pun banyak dibutuhkan sehingga menjadi salah satu bisnis yang tetap cuan di tengah pandemi corona. Hal tersebut pun memang dibuktikan oleh kondisi di lapangan, Xultan.

Dikutip dari situs CNN Indonesia, data dari hasil riset Nielsen menunjukkan adanya peningkatan permintaan jasa pesan antar makanan. Pada bulan Maret 2020, sebanyak 22% responden dari survei Nielsen mengatakan bahwa mereka lebih sering menggunakan jasa pesan antar makanan dan 19% responden mengaku lebih sering melakukan take-away.

Layanan farmasi online

Dilansir dari situs Republika, Gabungan Pengusaha Farmasi menyebutkan bahwa permintaan obat dan vitamin penambah daya tahan tubuh mengalami peningkatan selama pandemi corona. Dengan daya tahan tubuh yang meningkat, harapannya tentu agar virus corona jadi lebih sulit untuk menjangkit tubuh. Namun, karena adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan anjuran stay at home, masyarakat jadi meminimalisir aktivitas di luar rumah.

Agar tetap mendapatkan suplai obat dan vitamin, layanan farmasi online pun dimanfaatkan. Berbagai brand obat dan vitamin pun mulai melayani transaksi online. Bahkan tidak sedikit pula yang akhirnya bekerja sama dengan e-Commerce untuk menyediakan produk mereka.

Media online dan streaming

Media online dan streaming

Berada di rumah artinya kita tidak bisa bertemu langsung dengan orang sementara waktu. Alhasil, kegiatan sosial seperti meeting, belajar dan mengajar, atau sekadar mengobrol dengan teman pun harus dilakukan secara online. Media online seperti aplikasi Google Hangout, Zoom, dan aplikasi bimbingan belajar online pun jadi sering digunakan.

Di samping itu, tidak dapat dipungkiri bahwa berada di rumah dalam waktu lama dapat menimbulkan rasa bosan. Demi mengusir kebosanan, banyak orang mencari hiburan dengan menonton film, serial TV, atau mendengarkan musik melalui platform layanan streaming. Contohnya seperti Netflix dan Spotify. Wajar kalau akhirnya media online dan streaming pun jadi salah satu bisnis yang tetap cuan di tengah corona.

 

Sedih rasanya melihat beberapa sektor bisnis yang tumbang akibat pandemi corona. Namun, ternyata masih ada sejumlah bisnis yang tetap cuan di tengah situasi sulit ini. Semoga para pelaku bisnis bisa tetap bertahan dan kembali menguatkan performa setelah masa pandemi berlalu. Jangan lupa untuk mengecek ketersediaan dana darurat demi keberlangsungan hidup sehari-hari. Kalau perlu, kamu bisa mulai investasi sekarang juga.