fbpx

Bijak Mengelola THR, Alokasikan ke 5 Hal Penting Ini

Bijak Mengelola THR, Alokasikan ke 5 Hal Penting Ini

Bijak Mengelola THR, Alokasikan ke 5 Hal Penting Ini

Selain momen kumpul keluarga, hal yang paling ditunggu ketika lebaran tiba adalah Tunjangan Hari Raya (THR). Uang ini diberikan beberapa hari menjelang lebaran kepada teman muslim agar bisa dipakai untuk mudik dan beli kebutuhan hari raya. Nah, supaya THR ini tidak dijadikan ajang foya-foya dan pemborosan, kamu harus bijak mengelola THR dan mengalokasikannya untuk hal yang memang perlu. Bagaimana tips dan caranya? Simak di bawah ini!

Dahulukan bayar zakat fitrah

Sudah jadi kewajiban muslim setiap menjelang Hari Raya Idulfitri untuk membayar zakat fitrah. Zakat ini hukumnya wajib dan harus dibayarkan oleh tiap individu. Tanpa membayar zakat fitrah, puasa selama bulan Ramadan tidak akan lengkap. Jadi, pertama kali kamu mendapat THR, pastikan untuk dipakai membayar zakat fitrah dulu.

Nominal mengelola THR untuk zakat fitrah ini adalah seharga 3,5 liter atau 2,7 kg makanan pokok yang dikonsumsi setiap hari. Kalau misal setiap hari kamu mengonsumsi beras seharga Rp15 ribu/kg, maka untuk zakat fitrah ini kamu harus bayarkan sesuai dengan nominal tersebut. Tinggal kalikan saja dengan 2.7 kg. Contohnya, Rp15.000 x 2.7 = Rp40.500.

Melunasi piutang yang ada 

Melunasi piutang yang ada 

Coba ingat lagi, apakah ada piutang yang masih belum terbayar? Misalnya, uang yang kamu pinjam dari teman, tagihan PayLater, kartu kredit, atau cicilan rumah. Kalau memang ada, sebaiknya kamu sisihkan dulu, deh, sebagian THR untuk membayarkan utang ini. Buat daftar prioritas utang apa saja yang dimiliki dan harus segera dilunasi. Anggarkan dari THR untuk uang pelunasannya. Kalau utang sudah terbayar, merayakan Idulfitri pasti lebih tenang.

Tetap sisihkan untuk tabungan dan investasi 

Jumlah THR yang kamu terima mungkin memang sangat menggiurkan, apalagi kalau gajimu di kantor mencapai dua digit. Wah, pasti banyak sekali, kan? Tapi, mengelola THR ini memang harus cermat dan tepat. Jangan kira ini adalah uang untuk foya-foya dan membeli banyak barang lebaran. Pastikan tetap menyisihkan sebagiannya untuk tabungan dan investasi.

Berapa jumlahnya? Bisa sama dengan yang biasa kamu alokasikan, yaitu 20% dari pendapatan. Kalau mau lebih besar lagi juga boleh, mumpung modalnya ada, kan? Kalau tidak mau ribet investasi harus bolak-balik transfer ke ATM atau pergi ke kantor sekuritas, bisa pakai aplikasi investasi reksadana online seperti Xsaver. Mulai dari registrasi, buka rekening, beli, dan jual reksadana, bisa lewat aplikasi saja!

Membeli kebutuhan lebaran

Membeli kebutuhan lebaran

Pengeluaran berikutnya yang harus dialokasikan dari THR adalah kebutuhan lebaran. Untuk yang satu ini, kamu boleh anggarkan lumayan besar, sekitar 40-50%. Apa saja kebutuhan lebaran yang pasti akan kamu beli? Contohnya makanan dan camilan tamu, baju lebaran, atau biaya mudik. Hal-hal seperti ini sudah pasti butuh biaya yang besar, kan? Nah, pastikan kamu pakai THR untuk keperluan-keperluan penting yang memang harus dipenuhi seperti ini, ya!

Sedekah 

Last but not least, kamu bisa gunakan uang THR untuk sedekah. Ingat, Xultan, sharing is caring! Dengan berbagi, kamu telah meringankan sedikit beban hidup mereka yang membutuhkan. Lagian, bukankah sebagian harta yang kita miliki adalah hak mereka yang membutuhkan? Jadi, jangan takut jatuh miskin kalau kamu mau berbagi. Malah sebaliknya, kalau kamu berbagi, kamu memperpanjang rezeki.

 

Mengelola THR memang harus dengan cara yang tepat dan cermat. Karena kalau tidak, uang tersebut malah akan habis untuk hal-hal yang kurang penting. Kalau mau pakai THR untuk investasi, jangan lupa download dulu aplikasi investasi reksadana Xsaver di Play Store dan App Store! Top up awal cukup dengan Rp50 ribu saja!