fbpx

Begini Cara Menghitung Keuntungan Reksadana

Begini Cara Menghitung Keuntungan Reksadana

Sebagai seorang investor reksadana, tentu kamu ingin tahu berapa banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan. Kabar baiknya, cara menghitung keuntungan reksadana tidak sesulit yang kamu bayangkan, kok. Kamu bisa melakukannya sendiri tanpa harus repot-repot mendatangi kantor reksadana atau manajer investasi. Coba, deh, buktikan sendiri melalui ulasan dari Xdana berikut ini!

Sudah tahu dengan yang namanya NAB dalam reksadana?

Sudah tahu dengan yang namanya NAB dalam reksadana?

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara menghitung keuntungan reksadana, penting banget bagi kamu untuk mengetahui yang namanya Nilai Aktiva Bersih (NAB). Dalam Bahasa Inggris, istilah ini juga dikenal dengan nama Net Asset Value (NAV). NAB adalah nilai dari total kekayaan bersih reksadana setiap harinya.

Untuk mengetahui NAB reksadana, kamu bisa menambahkan seluruh nilai aset investasi, kupon obligasi, dan dividen saham. Kemudian, kurangi dengan biaya operasi reksadana yang dibebankan. Contoh biaya operasi bisa meliputi biaya bank kustodian dan biaya manajer investasi.

Nah, perlu diingat kalau NAB tidak sama dengan harga suatu reksadana ya, Xultan. Istilah untuk menyebut harga suatu reksadana adalah Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan (NAB/UP). Saat kamu membeli suatu reksadana, manajer investasi bakal memberikan UP kepada kamu. Begitu juga saat kamu menjual reksadana tersebut, maka UP bakal kembali ke manajer investasi.

Contoh penghitungan keuntungan reksadana

Sekarang saatnya kamu mempraktikkan sendiri cara menghitung keuntungan reksadana! Katakanlah pada 1 Maret 2019, kamu membeli reksadana X sebesar Rp2,5 juta. Nah, pada hari itu, ternyata NAB/UP yang berlaku adalah Rp2.500. Artinya, UP yang bakal kamu dapatkan adalah Rp2,5 juta dibagi Rp2.500, yaitu 1.000 UP.

Kamu memutuskan untuk tidak menjual reksadana tersebut hingga setahun kemudian. Jadi, pada 1 Maret 2020, kamu menjual seluruh reksadana X yang kamu punya. Sementara itu, NAB/UP pada hari penjualan reksadana sudah naik menjadi Rp3.500. Dengan kata lain, total investasi yang berhasil kamu dapatkan dari reksadana adalah Rp3.500 dikali 1.000 UP, yaitu Rp3,5 juta. Total investasi kamu jadi meningkat!

Jadi, berdasarkan cara menghitung keuntungan reksadana tersebut, berapa banyak keuntungan yang kamu dapatkan? Tinggal hitung saja Rp3,5 juta dikurangi Rp2,5 juta, yaitu Rp1 juta. Artinya, persentase return yang kamu dapatkan dari investasi reksadana adalah 40%. Not bad, huh?

Lebih mudah cek progress investasi kalau pakai aplikasi

Lebih mudah cek progress investasi kalau pakai aplikasi

Dari penjabaran cara menghitung keuntungan reksadana di atas, bisa dikatakan bahwa NAB memang bersifat fluktuatif. Itulah kenapa kamu disarankan untuk rajin memantau progress investasi reksadana kamu. Namun, di tengah kesibukan sehari-hari yang cukup padat, bagaimana bisa kamu melakukannya?

Untung sekarang investasi reksadana sudah bisa dilakukan dengan jauh lebih mudah dan praktis berkat kehadiran Xsaver. Merupakan salah satu produk dari Xdana, Xsaver adalah aplikasi reksadana pasar uang yang bisa kamu download melalui App Store atau Google Play Store. Cukup lakukan registrasi dan verifikasi email, kamu pun sudah bisa langsung mulai investasi reksadana!

Tentunya jangan lupa top up saldo untuk investasi, ya. Jumlah minimal top up-nya cuma Rp50 ribu, kok! Lalu, di dalam aplikasi Xsaver, terdapat opsi Progress di bagian halaman utama yang memungkinkan kamu untuk memantau persentase pertumbuhan investasi reksadana pasar uang selama periode tertentu.

 

Ternyata cara menghitung keuangan reksadana tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Dengan begini, sih, kamu jadi bisa tahu persentase return plus total keuntungan yang kamu dapatkan dari investasi reksadana!