fbpx

Bagaimana Caranya Agar Uang THR Lebaran Tidak Cepat Habis?

Bagaimana Caranya Agar Uang THR Lebaran Tidak Cepat Habis?

Bagaimana Caranya Agar Uang THR Lebaran Tidak Cepat Habis?

Beberapa hari sebelum Idulfitri, biasanya para pekerja mendapatkan uang Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran. Kalau menurut peraturan Kementerian Tenaga Kerja, sih, uang THR Lebaran paling lambat dibagikan tujuh hari sebelum hari raya. Bagi yang sudah bekerja selama lebih dari setahun di perusahaan yang sama, idealnya kamu berhak mendapatkan THR sebesar satu kali gaji bulanan. Lumayan banget, kan?

Namun, saking excited-nya menerima uang THR Lebaran, banyak orang justru cenderung boros. Tanpa disadari, THR mereka pun jadi cepat habis, padahal masih ada keperluan Lebaran yang harus dipenuhi. Lantas, bagaimana caranya agar uang THR kamu tidak cepat habis?

Buat daftar pengeluaran berdasarkan prioritas

Cara pertama adalah menulis daftar pengeluaran untuk keperluan Lebaran. Nah, seharusnya kamu bisa memperkirakan jumlah uang THR Lebaran kamu, kan? Saat menulis daftar pengeluaran, sesuaikan dengan jumlah THR tersebut. Dengan adanya daftar ini, kamu pun bakal punya patokan saat belanja. Ibaratnya, daftar pengeluaran inilah yang menjadi guide kamu agar bujet belanja Lebaran nanti tidak offside.

Namun, saat menyusun daftar pengeluaran, usahakan untuk melakukannya berdasarkan prioritas, ya. Utamakan membayar zakat terlebih dulu sebagai kewajiban kamu. Cantumkan pula pos pengeluaran untuk pemberian THR kepada supir atau asisten rumah tangga. Lalu, jika sedang punya utang atau cicilan, sebaiknya lunasi dulu. Baru setelah itu kamu bisa menulis pos pengeluaran untuk keperluan Lebaran.

Pisahkan antara uang THR dan gaji bulanan

Pisahkan antara uang THR dan gaji bulanan

Coba cek rekening kamu, uang THR Lebaran sudah masuk atau belum? Kalau sudah, sebaiknya segera pisahkan dari gaji bulanan kamu, ya. Memang, sih, tidak ada aturan pasti yang melarang kamu menggunakan gaji bulanan untuk keperluan Lebaran atau pun sebaliknya. Namun, kalau mau cashflow pribadi berjalan lancar, pemisahan antara gaji bulanan dan THR perlu banget dilakukan.

Kenapa, sih, kamu tidak disarankan menggunakan gaji bulanan untuk belanja keperluan Lebaran? Well, coba bayangkan kalau gaji bulanan kamu justru habis untuk hal tersebut, bisa-bisa kamu jadi kesulitan memenuhi kebutuhan bulanan. Lagi pula, kamu kan sudah membuat daftar pengeluaran dengan uang THR Lebaran sebagai benchmark-nya. Jadi, seharusnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi.

Patuh pada daftar pengeluaran, manfaatkan promo

Buat daftar pengeluaran? Checked. Memisahkan uang THR Lebaran dari gaji bulanan? Checked. Bayar zakat dan THR? Checked. Sekarang kamu bisa mulai belanja untuk berbagai keperluan Lebaran, Xultan! Ingat, ya, jadikan daftar pengeluaran kamu sebagai patokan. Kamu harus patuh dengan daftar yang sudah kamu buat agar nanti tidak terjadi yang namanya over budget.

Kabar baiknya, menjelang Lebaran, biasanya ada banyak banget berbagai promo menarik yang ditawarkan merchant dan brand. Manfaatkan saja hal ini untuk menghemat pengeluaran. Misalnya, nih, ada promo baju Lebaran buy 1 get 1. Karena sebetulnya kamu cuma butuh satu baju, kamu bisa mengajak teman atau saudara untuk join dengan kamu. Lumayan, kan, bisa dapat dua baju dengan harga lebih murah?

Jangan lupa untuk tetap berinvestasi

Jangan lupa untuk tetap berinvestasi

Kalau kamu lihai dalam memanfaatkan promo, bukan tidak mungkin kamu bakal punya kelebihan sisa uang. Kamu punya hak menggunakannya untuk belanja keperluan Lebaran yang lain. Tapi sebaiknya kamu menginvestasikannya saja, Xultan. Jadi, setelah Lebaran, kamu masih punya bekal finansial, deh. Lagi pula, investasi zaman sekarang sudah gampang banget dilakukan. Cukup download aplikasi reksadana pasar uang Xsaver di smartphone, registrasi akun, verifikasi email, dan kamu sudah bisa investasi!

Apalagi modal awalnya pun cukup murah: Rp50 ribu saja! Walaupun begitu, sebetulnya kamu tidak perlu menunggu ada sisa uang THR Lebaran untuk berinvestasi, lho. Sejak awal membuat daftar pengeluaran, sebaiknya kamu sisihkan sekitar 10% untuk investasi. Hal ini bakal membentuk kebiasaan investasi yang baik buat kamu.

 

Tidak mau, kan, uang THR Lebaran cepat habis karena pengelolaan yang kurang tepat? Maka dari itu, terapkan keempat cara di atas agar THR kamu bisa bertahan lama. Selamat mencoba, ya!