fbpx

Bagaimana Cara Investasi Reksadana untuk Pemula?

Bagaimana Cara Investasi Reksadana untuk Pemula?

Bagaimana Cara Investasi Reksadana untuk Pemula?

Ada banyak alasan kenapa reksadana cocok untuk pilihan investasi pemula, mulai dari adanya manajer investasi hingga setoran yang cukup terjangkau. Alasan-alasan ini jugalah yang mungkin membuat kamu akhirnya memutuskan untuk berinvestasi reksadana. Namun, karena baru pertama kali mencoba, kamu pun masih bertanya-tanya bagaimana cara investasi reksadana untuk pemula. Tidak usah bingung, Xdana sudah merangkum informasi tentang cara investasi reksadana untuk pemula seperti kamu!

Apa tujuan kamu investasi?

Banyak, lho, orang yang ketika ditanya tentang alasan berinvestasi, mereka memberikan jawaban yang kurang lebih seperti ini, “Tidak tahu, yang penting nabung saja dulu.” Apakah kamu termasuk salah satu yang seperti itu, Xultan?

Nabung memang merupakan hal yang baik, sih. Tapi penting banget untuk punya tujuan sebelum kamu berinvestasi. Dengan punya tujuan, kamu jadi tahu harus menyisihkan berapa banyak uang tiap bulan. Kamu juga jadi bisa menghitung balik, deh, apakah uang uang yang disisihkan itu bakal cukup atau tidak. Selain itu, adanya tujuan juga bakal membantu kamu menentukan instrumen reksadana paling tepat demi terwujudnya tujuan tersebut. Jadi, apa tujuan kamu berinvestasi?

Wajib kenali profil risiko sebagai investor

Wajib kenali profil risiko sebagai investor

Oke, sebagai investor, wajar kalau kamu ingin mendapatkan keuntungan sebesar mungkin. Namun, kamu tidak boleh mengabaikan profil risiko. Mencari tahu profil risiko juga termasuk bagian dari bagaimana cara investasi reksadana, lho. Tujuannya untuk untuk menunjukkan seberapa tinggi tingkat risiko yang bisa kamu tanggung. Tentu semakin tinggi tingkat risiko yang bisa ditanggung, maka keuntungan yang bisa kamu dapatkan juga semakin besar.

Setidaknya ada tiga tingkatan profil risiko yang menggambarkan karakter investor. Pertama, ada profil konservatif yang cenderung “main aman” dan kurang bisa menanggung risiko. Kedua, profil moderat yang mulai mampu menanggung risiko, tapi tidak banyak. Ketiga, profil agresif yang tidak segan untuk mengambil risiko dalam berinvestasi.

Jangan malas baca prospektus

Reksadana merupakan hal yang baru buat para investor pemula. Selain mempelajari bagaimana cara investasi reksadana, kamu juga wajib membaca prospektus reksadana. Prospektus bisa dibilang sebagai manual book-nya reksadana. Di dalamnya tercantum banyak hal penting yang perlu kamu ketahui, mulai dari izin dan legalitas reksadana, produk reksadana, hingga biaya yang mungkin dikenakan.

Memang, sih, di reksadana ada manajer investasi yang bertugas mengelola portofolio reksadana. Namun, kamu juga tetap dianjurkan buat membacanya. Kamu bisa memperolehnya di agen penjual reksadana atau manajer investasi. Dengan membaca prospektus reksadana secara teliti, ke depannya kamu pun bisa meminimalisir terjadinya masalah. 

Lebih mudah kalau pakai aplikasi reksadana

Lebih mudah kalau pakai aplikasi reksadana

Tidak tahu dari mana asalnya, muncul anggapan di kalangan investor pemula bahwa investasi reksadana itu ribet. Padahal kenyataannya jauh dari itu, kok. Apalagi sekarang sudah ada aplikasi reksadana yang bakal sangat memudahkan kamu untuk melakukan investasi. Salah satunya adalah Xsaver, aplikasi reksadana pasar uang dari Xdana yang bisa kamu download dari App Store atau Google Play Store.

Setelah download, langsung lakukan registrasi akun dan verifikasi email agar bisa resmi menjadi nasabah Xsaver. Jangan lupa top up saldo awal untuk mulai berinvestasi. Tidak perlu khawatir, saldo minimal untuk investasi reksadana pasar uang di Xsaver cuma Rp50 ribu! Untuk top up selanjutnya, jumlah minimalnya pun tetap sama.

 

Buat para calon investor pemula, jangan takut untuk segera mulai berinvestasi reksadana. Pelajari dulu bagaimana cara investasi reksadana agar kamu setidaknya punya persiapan bekal yang cukup. Ajak teman-teman juga untuk mulai investasi reksadana, ya!