fbpx

Apa Itu Reksadana? Cari Tahu Lebih Dalam di Sini!

Apa Itu Reksadana? Cari Tahu Lebih Dalam di Sini!

Investasi reksadana memiliki peminat yang cukup tinggi dalam beberapa waktu belakangan. Hal tersebut dikarenakan investasi ini menawarkan keuntungan yang cukup signifikan. Lalu, apa itu reksadana? Berdasarkan UU Pasar Modal No 8 tahun 1995, terutama dalam pasal 1 ayat 27 menjelaskan bahwa reksadana merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat atau pemodal. Nantinya dana tersebut diinvestasikan dalam bentuk portofolio efek dan dijalankan oleh manajer investasi yang sudah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Sekilas Mengenai Apa Itu Reksadana

Reksadana bisa dibilang cukup unik dan memiliki karakteristik tersendiri. Karakteristik yang melekat pada investasi reksadana adalah sebuah perusahaan sekuritas maupun manajemen aset. Reksadana ini bisa kamu peroleh dari agen baik itu bank maupun perusahaan sekuritas. Dari segi pembeliannya sendiri cukup rendah yakni 0% – 2% dari nilai reksadana. Hal yang sama juga berlaku pada penjualan reksadana selama tahun pertama.

Pada investasi reksadana tidak memiliki biaya administrasi. Dalam pelaksanaannya, investasi reksadana ini dapat dijalankan dan diawasi oleh manajer investasi. Nantinya, manajer investasi akan melaporkan ringkasan informasi dalam kurun waktu tertentu mengenai perkembangan reksadana yang sudah kamu investasikan. Apabila Anda ingin membeli reksadana baik di bank maupun perusahaan sekuritas ternama, pastikan Anda memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) terlebih dahulu.

Jenis Reksadana yang Perlu Kamu Tahu

Apa itu reksadana sudah kamu ketahui sebelumnya. Sebenarnya, reksadana ini masih dibedakan lagi dalam beberapa jenis. Pembedaan jenis reksadana ini didasarkan pada jangka waktu investasinya maupun cara kerjanya. Secara umum ada empat reksadana yang paling populer di Indonesia dan berikut ringkasan mengenai investasi reksadana tersebut yang perlu kamu tahu.

  • Reksadana Pasar Uang

Instrumen investasi reksadana yang pertama ialah reksadana pasar uang. Untuk jenis reksadana ini memiliki kecenderungan risiko yang rendah. Biasanya, reksadana pasar uang dapat dirupakan dengan deposito maupun obligasi atau surat hutang dalam jangka waktu yang pendek. Dengan begitu, reksadana pasar uang sangat tepat untuk kamu pilih jika ingin investasi jangka pendek. Bahkan jangka waktu reksadana ini kurang dari satu tahun.

  • Reksadana Saham

Kedua, selain reksadana pasar uang juga terdapat reksadana saham. Apa itu reksadana saham? Apabila dibandingkan dengan reksadana sebelumnya, tingkat risikonya tinggi. Namun, keuntungan yang bisa kamu dapatkan bisa lebih besar pula. Hal tersebut dikarenakan, dalam reksadana saham pergerakannya mengikuti sentimen pasar dan sifatnya fluktuatif. Bila kamu seorang investor dengan karakter risk-taker, reksadana satu ini bisa kamu jadikan pilihan. Selain itu, reksadana saham juga memiliki jangka waktu yang cukup panjang yakni di atas lima tahun.

  • Reksadana dengan Pendapatan Tetap

Berikutnya adalah reksadana pendapatan tetap. Bila ditinjau dari segi lama jangka waktu yang diperlukan dalam investasi ini adalah sekitar 1 – 3 tahun saja. Untuk produk yang menjadi investasinya adalah berupa obligasi. Atau bisa dirupakan dengan produk keuangan lainnya yang memiliki risiko minim dan keuntungannya yang cenderung stabil. 

  • Reksadana Index

Ada pula jenis reksadana index. Pada jenis reksadana ini, sebagian besar dananya dikelola secara pasif. Di sini dengan artian bahwa tidak dilakukan proses jual beli di lantai bursa. Kecuali bila terdapat sebuah redemption maupun subcription yang baru.

  • Reksadana Campuran

Untuk jenis reksadana yang terakhir adalah reksadana campuran. Seperti namanya, investasi reksadana ini memiliki dua efek dalam bursa sekaligus. Efek pertama adalah mengenai efek  hutang dan efek ekuitasnya. Dalam hal ini, perbandingan dari kedua efek tersebut tidak masuk dalam reksadana pendapatan tetap maupun reksadana saham.

Keuntungan Investasi Reksadana

Setelah kamu mengetahui apa itu reksadana, maka kamu juga perlu tahu keuntungan dari investasi reksadana. Beberapa keuntungan dari investasi reksadana tersebut, jika dibagi secara umum ada lima jenis. Adapun uraiannya bisa kamu simak pada ulasan berikut ini.

  • Memiliki Manajemen Profesional yang Siap Mengatur Investasi

Keuntungan pertama dari investasi reksadana, kamu tidak perlu khawatir sebagaimana berinvestasi instrumen lainnya. Sebab, dalam investasi reksadana terdapat seorang manajer investasi yang bisa mengatur dan mengelola dana yang sudah kamu tanamkan. Biasanya, seorang manajer investasi merupakan seseorang yang berpengalaman dan ahli di bidangnya. 

Bila kamu ingin menggunakan jasa manajer investasi ini sebaiknya kamu perhatikan reputasinya terlebih dahulu. Apabila seorang manajer tersebut sudah berpengalaman menangani beberapa portofolio, maka bisa kamu pilih. Manajer investasi ini akan menginformasikan pergerakan reksadana yang sudah kamu tanamkan. 

  • Jenis Investasi yang Beragam

Berikutnya, keuntungan dari investasi reksadana ialah memiliki jenis yang beragam seperti telah dijelaskan sebelumnya. Dengan adanya diversifikasi ini akan memudahkanmu ketika memilih mana investasi reksadana yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Keunggulan dari investasi yang beragam ini juga akan meminimalisir risiko pada portofolio. Dalam memilih investasi tersebut, sebaiknya perhatikan pula hitung-hitungan dana yang akan kamu gunakan untuk instrumen investasi reksadana.

  • Memiliki Tingkat Keamanan yang Cukup Tinggi

Bisa dibilang jika dibandingkan investasi lainnya, tingkat keamanan reksadana cukup tinggi. hal tersebut dikarenakan reksadana menggunakan transparansi dalam hal portofolio secara berkala. Biasanya pengelola dalam hal ini manajer investasi akan menerbitkan nilai investasi pada pertengahan tahun dan akhir tahun dengan teratur. Dengan begitu, kamu sebagai investor bisa memantau perkembangannya secara langsung. Lewat cara ini jugalah kamu bisa menentukan langkah apa yang dapat ditentukan selanjutnya.

Tidak hanya itu saja, produk reksadana juga diawasi oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Maka, sebelum kamu memilih perusahaan reksadana, pastikanlah perusahaan tersebut sudah terdaftar dalam OJK.

  • Tingkat Likuiditas Tinggi

Keuntungan lain dari reksadana selanjutnya adalah memiliki tingkat likuiditas yang sangat tinggi. Ketika kamu sudah mencapai tingkat likuiditas yang tinggi dalam berinvestasi reksadana, maka keuntungan yang dapat kamu dapatkan pun bisa berlipat ganda. Investor dapat mencairkan sejumlah dana yang ada berdasarkan ketetapan yang telah dibuat dan memudahkan dalam pengelolaan kas investasi reksadana. 

  • Biaya dan Risiko yang Rendah

Terakhir, manfaat dari investasi reksadana adalah biaya yang dikeluarkan cukup rendah, begitu pula dengan risiko yang dapat diminimalisir. Mengapa biaya investasi reksadana rendah? Ini karena reksadana diperoleh dari sekumpulan investor yang ingin menanamkan investasinya dan dikelola oleh manajer.

Kemudian, selain biayanya yang rendah di sisi lain dari segi risiko bisa dikatakan risikonya rendah karena investasi ini tidak bisa hilang. Sehingga, lebih terhindari dari risiko yang merugikan. Selain itu, investasi reksadana tidak begitu terpengaruh oleh kondisi pasar yang ada. Beda halnya dengan investasi saham yang kinerjanya dipengaruhi oleh sentimen pasar.

 

Setidaknya, itulah beberapa hal mengenai apa itu reksadana yang perlu kamu ketahui. Jadi, setelah kamu membaca ulasan di atas sudahkah kamu memilih penyedia reksadana yang tepat dan terpercaya? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

 

Photo credit: Pexels