fbpx

5 Tips Aman Investasi Reksadana Pakai Aplikasi

5 Tips Aman Investasi Reksadana Pakai Aplikasi

Maraknya aplikasi investasi dan fintech ilegal yang dibekukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuat para investor pemula sedikit ragu untuk memulai reksadana. Apalagi investasi reksadana pakai aplikasi. Apakah benar aman? Bagaimana jika uang investasi dibawa kabur? Bagaimana dengan data yang di-input? Mungkinkah data ini akan digunakan secara tidak bertanggung jawab? Bagaimana jika aplikasi investasi dibobol orang lain?

Wah, pertanyaan-pertanyaan seperti ini tentu sering muncul di benakmu, kan, Xultan? Supaya makin yakin dan tidak penasaran, yuk, jawab satu per satu pertanyaan ini!

“Apakah investasi reksadana pakai aplikasi aman?”

Investasi reksadana pakai aplikasi itu aman banget kok, Xultan! Kamu tidak perlu khawatir. Terlebih jika aplikasi yang kamu gunakan sudah terdaftar dan secara resmi diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, sudah pasti dijamin aman no tipu-tipu. Setiap aplikasi yang sudah terdaftar di OJK, itu artinya segala proses dan prosedur jual beli reksadananya sesuai dengan prosedur yang berlaku. Pihak yang terlibat pun sudah mendapat izin dan memiliki sertifikasi.

 “Bagaimana jika investasi dibawa kabur?”

 “Bagaimana jika investasi dibawa kabur?”  

Idealnya, kalau perusahaan sekuritas tempat kamu menanamkan dana sudah terdaftar dan dijamin oleh OJK, maka tidak ada kemungkinan investasi tersebut bodong atau tipu-tipu. Perusahaan seperti ini sudah memenuhi syarat, ketentuan, dan standar yang diberlakukan oleh OJK. Sehingga, tidak mungkin ada yang namanya perusahaan resmi OJK membawa kabur dana setoran dari investor.

Berbeda kalau kamu investasi di perusahaan, instansi, lembaga, atau bahkan perorangan yang belum dijamin OJK. Bisa jadi mereka hanya ingin menipu saja. Bagaimana caranya agar terhindar dari investasi bodong yang membawa kabur uang setoran? Selain cek izinnya dari OJK, kamu juga bisa lihat dari imbal hasil yang ditawarkan. Kalau return-nya tidak masuk akal, sudah pasti itu penipuan belaka.

“Bagaimana dengan data yang di-input?”

Setiap pembukaan rekening investasi reksadana, para investor diminta untuk menyerahkan data diri pribadi, seperti nama, tempat tanggal lahir, alamat, umur, nomor telepon dan nama ibu kandung. Data diri pribadi ini dikumpulkan dengan tujuan mengenal nasabah, memberikan layanan sesuai kebutuhan, dan memberikan jaminan transaksi yang aman.

Setiap proses transaksi investasi reksadana pakai aplikasi juga idealnya sudah terproteksi dengan ketat untuk menjaga keamanan data diri nasabah ini. Seperti yang Xdana lakukan untuk memproteksi data diri kamu. Xdana menggunakan teknologi pengamanan seperti teknik enkripsi, firewall, dan prosedur otentikasi untuk menjaga sesi online nasabah.

“Bagaimana jika aplikasi investasi dibobol orang lain?”

“Bagaimana jika aplikasi investasi dibobol orang lain?”

Kebocoran data dan informasi yang terjadi ketika investasi reksadana pakai aplikasi biasanya juga disebabkan oleh keteledoran investor itu sendiri. Aplikasi investasi umumnya telah dilengkapi dengan password, user ID, kode akses, hingga sensor fingerprint untuk menjaga kerahasiaan data di dalamnya.

Jika saja ada orang lain yang ternyata bisa membobol aplikasi ini, mungkin saja disebabkan oleh investor yang membagikan password serta kode akses ke orang lain. Bisa juga terjadi karena investor membuka aplikasi di smartphone atau PC lain sehingga informasi login bisa diketahui pihak lain. Oleh sebab itu, kamu harus ekstra hati-hati dan memastikan tidak ada satu pun orang yang tahu mengenai kode akses, password, user ID, atau PIN yang digunakan untuk mengakses aplikasi.

“Bagaimana cara menikmati hasil investasi?”

Tujuan utama investasi memang untuk mendapatkan imbal hasil yang maksimal. Tapi, kalau investasi reksadana pakai aplikasi, bagaimana bisa menikmati keuntungan tersebut? Mudah saja, Xultan! Kalau kamu sudah mulai investasi dan ingin mencairkan reksadana, tinggal request proses pencairan. Kalau di aplikasi Xsaver, request ini bisa dilakukan melalui menu “Withdraw”. Kalau request sudah dilakukan, manajer investasi akan mengurus likuidasi ini untuk kemudian menyetorkan imbal hasil ke rekening kamu. Mudah dan simpel sekali, bukan?

 

Yang lebih penting dan menjamin bahwa investasi reksadana pakai aplikasi adalah aman serta bisa dipertanggungjawabkan adalah adanya izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seperti aplikasi Xsaver dari Xdana. Aplikasi ini terjamin aman karena Xdana sudah mengantongi tiga izin OJK sebagai Perusahaan Sekuritas, Agen Penjual Reksadana, dan Penasihat Investasi. Xdana juga sudah mendapat Izin Penyelenggara Sistem Elektronik dari KEMKOMINFO.

Jadi, buruan download aplikasi Xsaver sekarang juga! Informasi seputar reksadana juga bisa kamu dapatkan di official Instagram account Xdana.