fbpx

5 Pengeluaran Saat Bulan Ramadan yang Perlu Dipersiapkan

5 Pengeluaran Saat Bulan Ramadan yang Perlu Dipersiapkan

5 Pengeluaran Saat Bulan Ramadan yang Perlu Dipersiapkan

Menjelang bulan puasa, tidak hanya hati, pikiran, serta niat saja yang disiapkan untuk menjalani ibadah puasa. Namun, juga anggaran dana pengeluaran saat bulan Ramadan, yang kadang bisa memakan banyak porsi anggaran bulanan. Apa saja kira-kira pengeluaran khusus di bulan Ramadan? Mari simak daftarnya, mulai dari yang paling banyak memakan anggaran hingga yang sering terlupakan!

Kebutuhan pokok untuk konsumsi sehari-hari

Entah saat Ramadan atau tidak, kebutuhan pokok untuk konsumsi sehari-hari adalah pos pengeluaran yang sudah pasti ada. Bedanya, pengeluaran saat bulan Ramadan yang satu ini bisa sangat membengkak dan memakan hampir separuh dari anggaran per bulan. Karena apa? Harga kebutuhan pokok biasanya kerap melonjak naik di bulan Ramadan.

Bukan rahasia lagi, kan, kalau harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak, daging, bawang, telur, ayam, cabai, bahkan sayur akan meningkat tajam. Kenaikan harga ini tentu memberikan dampak yang sangat terasa. Untuk mengatasinya, coba belanja di pasar tradisional agar kamu bisa tawar-menawar harga. Selain itu, bisa juga cari alternatif untuk bahan makanan yang sedang mahal dengan yang lebih murah.

Anggaran buka puasa bersama 

Anggaran buka puasa bersama 

Buka puasa bersama adalah agenda wajib yang bahkan sudah menjadi tradisi Ramadan. Kalau tidak buka puasa bersama, rasanya ada yang kurang. Hal ini sangat wajar dan dimaklumi, kok. Tapi, karena sekarang sedang musim virus, kamu mungkin harus membatasi untuk jajan takjil di luar dan juga buka puasa bersama teman-teman. Eits, jangan sedih dulu, kamu tetap bisa buka puasa dengan teman, secara online, dan memilih menu buka yang sedikit lebih mewah dari biasanya. Tapi, pastikan anggaran untuk buka puasa bersama ini sesuai dengan budget harianmu, ya!

Modal berbisnis di bulan Ramadan

Dari semua pengeluaran saat bulan Ramadan, pengeluaran yang satu ini akan sangat worth it dan malah menghasilkan untung. Kamu bisa, lho, coba buka bisnis takjil, jajanan hari raya, pakaian, es buah, dan lainnya. Sudah pasti akan mendatangkan untung. Kalau memang ada niat untuk buka bisnis dadakan di bulan Ramadan, kamu siapkan dulu modalnya sejak awal. Tentukan pula bisnis apa yang akan dijalankan. Dengan begitu, pengeluaran ini akan jadi pengeluaran yang menguntungkan.

Persiapan hari raya

Persiapan hari raya

Baru Ramadan, kok sudah memikirkan persiapan hari raya? Ya, memang harus seperti itu, Xultan! Soalnya, ada banyak kebutuhan yang harus kamu beli di Hari Raya Idulfitri nanti. Misalnya saja, nih, jajanan untuk suguhan tamu, baju baru (meski tidak wajib), angpao untuk keponakan, perawatan untuk bersih-bersih rumah, konsumsi hari raya, dan masih banyak lainnya. Berdoa saja agar pandemi segera berakhir dan bisa merayakan Idulfitri seperti biasa.

Bayar zakat fitrah

Pengeluaran yang satu ini memang dibayarkan di akhir Ramadan, tapi kamu harus siapkan modalnya dari awal. Soalnya, sering kali anggaran untuk zakat fitrah terlupa dan baru kelabakan di akhir Ramadan. Sudah beli segala macam konsumsi untuk hari raya, malah lupa anggaran untuk bayar zakat fitrah. Padahal, hukumnya wajib.

Kalau kamu kepala keluarga, maka sering kali dapat kewajiban untuk menghitung dan membayar zakat sesuai dengan jumlah keluarga. Kalau kebetulan jumlah anggota keluarga banyak, kamu harus siapkan betul-betul dananya. Jangan berpikir, “Ah, nanti saja, beli makanan pokok doang, kok!” Memang zakat fitrah berupa makanan pokok, tapi kamu harus ingat kalau harga-harga makanan pokok naik banyak menjelang Idulfitri.

 

Untuk lebih memudahkan perhitungan pengeluaran saat bulan Ramadan, kamu bisa buat catatan berisi nominal pengeluaran dan pos belanja. Buat sedetail dan serinci mungkin agar tidak ada kebutuhan yang terlewat. Satu lagi, pastikan tetap ada anggaran untuk investasi sebagai persiapan situasi darurat. Bisa pakai aplikasi Xsaver yang modal awal investasinya Rp50 ribu saja!