fbpx

3 Hal Penting Sebelum Mencairkan Dana Darurat

3 Hal Penting Sebelum Mencairkan Dana Darurat

3 Hal Penting Sebelum Mencairkan Dana Darurat

Dalam kondisi darurat seperti pandemi corona, yang menempatkan kamu di situasi kurang mengenakkan, dana darurat dapat menolong untuk meng-cover pengeluaran bulanan. Jadi, semoga saja kamu sudah mempersiapkannya dengan baik sebelum ini, ya. Saat hendak mencairkan dana darurat pun sebaiknya kamu juga tidak gegabah, Xultan. Pertimbangkan dulu sejumlah hal penting ini agar dana darurat yang kamu cairkan bisa terpakai secara optimal.

Hitung kekurangan dana yang kamu butuhkan

Hitung kekurangan dana yang kamu butuhkan

Supaya dana darurat nantinya tidak mubazir, maka kamu hanya perlu mencairkannya sesuai dengan jumlah dana yang memang kamu butuhkan. Setidaknya, ada dua jenis pos pengeluaran yang penting untuk menjadi prioritas, yaitu kebutuhan pokok seperti makanan dan cicilan utang. Jadi, saat menghitung kekurangan dana, pastikan kamu mengutamakan kedua pos pengeluaran tersebut.

Jangan sampai kamu mencairkan dana darurat dalam jumlah terlalu banyak dan berakhir digunakan untuk hal-hal yang sifatnya tidak krusial. Setelah selesai menghitung kekurangan dana pun, sebaiknya kamu tidak langsung mencairkan dana darurat begitu saja. Coba tanyakan ke diri sendiri, apa memang penghasilan bulanan di masa darurat ini tidak cukup menutupi kebutuhan tersebut?

Review ulang pos pengeluaran

Melunasi utang harus menjadi prioritas utama demi terlepas dari beban finansial, terutama di masa darurat seperti sekarang. Jika memang jumlah cicilan kamu dirasa terlalu memberatkan, tidak ada salahnya untuk coba meminta keringanan. Tentunya kamu perlu melakukan hal tersebut sesuai kebijakan yang berlaku.

Sementara itu, untuk kebutuhan pokok seperti minyak dan beras, kamu perlu membuat anggaran agar bisa membeli dalam jumlah pas. Tidak perlu panic buying karena bisa mengganggu cash flow keuangan akibat pengeluaran besar jumlah besar dalam satu waktu. Akan lebih oke kalau kamu menyusun meal plan selama sebulan agar tahu kebutuhan apa saja yang perlu dibeli. 

Lalu, bagaimana dengan kebutuhan yang bersifat hiburan seperti langganan layanan streaming atau jajan es kopi? Well, bukannya dilarang, tapi sebaiknya kamu pertimbangkan lagi. Mungkin kamu bisa memilih beberapa hiburan saja. Misalnya, mengingat saat ini ada begitu banyak layanan streaming, kamu tidak perlu berlangganan semuanya. Pilih saja salah satu yang menurutmu terbaik. Cobalah hidup minimalis agar pengeluaran juga bisa ditekan. Bahkan bukan tidak mungkin setelah review pengeluaran, ternyata pemasukan kamu masih dapat memenuhi kebutuhan.

Cairkan sesuai kebutuhan, jangan lebay

Cairkan sesuai kebutuhan, jangan lebay

Kalau memang setelah melakukan penghitungan ternyata penghasilan kamu belum cukup untuk memenuhi kebutuhan, maka gunakanlah dana darurat. Walaupun begitu, kamu tidak perlu mencairkan dana darurat seluruhnya, ya. Cairkan saja sesuai jumlah kebutuhan yang sudah kamu hitung di atas. Lalu, pertimbangkan waktu proses pencairannya.

Misalnya, kalau kamu menyimpan dana darurat di reksadana pasar uang, idealnya proses pencairan membutuhkan waktu hingga maksimal tujuh hari kerja. Bagi yang menggunakan aplikasi reksadana pasar uang Xsaver untuk menyimpan dana darurat, kamu hanya perlu menekan tombol Withdraw pada menu utama untuk melakukan pencairan dana investasi.

 

Nah, setelah mencairkan dana darurat, otomatis jumlah dana darurat kamu pun berkurang. Buatlah komitmen dengan diri sendiri untuk segera mengganti kekurangan tersebut saat kondisi finansial kembali stabil. Kamu sudah membuktikan sendiri betapa pentingnya dana darurat, kan? Karenanya, jangan membiarkan kekurangan dana darurat tersebut. Kita tidak tahu apa yang terjadi di masa depan, jadi sudah seharusnya dana darurat selalu stand by dalam jumlah yang cukup.